Teknik Penyajian Data

Teknik penyajian data merupakan cara bagaimana seorang peneliti dapat menyajikan data dengan baik agar dapat dengan mudah dibaca orang lain dan mudah untuk dipahami oleh pembaca. Data yang disajikan diperoleh dari pengamatan (apa yang terjadi) dan/atau hasil wawancara (apa yang dikatakan) serta bisa berupa deskripsi informasi lainnya (misalnya dari dokumen, foto, rekaman vidio) dan hasil pengukuran. Dalam penyajian data hasil penelitian dapat disajikan dalam tiga cara, yaitu penyajian secara verbal, penyajian secara visual, dan penyajian secara matematis.

A. Penyajian Data Verbal
Penyajian verbal merupakan penyajian hasil penelitian dengan menggunakan kata-kata atau kalimat berupa narasi. Dalam menyajikan data secara verbal harus diperhatikan, hal-hal  berikut.
  1. Bahasa yang tajam, tegas dan tidak menimbulkan penafsiran ganda. Setiap orang yang membaca hasil penelitian akan mempunyai pengertian, gambaran, persepsi yang sama.
  2. Objektif, artinya kalimat yang dipakai tidak diwarnai oleh keinginan-keinginan subjektif peneliti, tetapi menerangkan apa adanya dari hasil penelitian yang ditunjang fakta dan informasi yang akurat. Pada penyajian data ini terbatas pada hal-hal yang bersifat faktual, tidak mencakup pendapat pribadi (interpretasi) peneliti.
  3. Jelas, artinya mudah dimengerti oleh pembaca, menggunakan bahasa yang baik, sederhana dan sistematis
  4. Ringkas, kalimat-kalimat yang digunakan tidak berbelit-belit

Contoh penyajian data verbal
Pembelajaran dengan menggunakan Media Monopoli dapat meningkatkan hasil belajar siswa di SMA Negeri 1 Purbalingga. Pada  pembelajaran CALEK telah  dilaksanakan  pembelajaran  dengan menggunakan  Monopoli  yang dibuat oleh siswa  hasil  belajar  dan aktifitas  siswa mengalami peningkatan  dibandingkan  dengan  pembelajaran COLAK.  Pada pembelajaran COLAK nilai post test sebesar 72,14 sedangkan pada pembelajaran CALEK  sebesar 93,71.

Pembelajaran dengan menggunakan Media Monopoli dapat meningkatkan Aktifitas siswa di SMA Negeri 1 Purbalingga. Aktivitas  belajar  Biologi  mengalami peningkatan  dibandingkan  dengan  pembelajaran COLAK.  Aktifitas berdasarkan Kualifikasi pada pembelajaran COLAK yang mempunyai nilai kurang sebesar 42,86%, nilai cukup 48,57%, nilai baik 8,57%, dan sangat baik 0%.  Sedangkan pada pembelajaran CALEK yang mempunyai nilai kurang 0%, nilai cukup 8,57%, nilai baik 42,86%, sangat baik 48,57%.

B. Penyajian Data Matematis
Penyajian matematis merupakan penyajian hasil penelitian dengan menggunakan angka-angka dalam bentuk tabel dan menggunakan simbol-simbol matematis. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyajian data secara matematis adalah :
  1. Tidak perlu ada uraian panjang lebar mengenai  isi tabel.
  2. Menghindari pemotongan tabel menjadi terpisah pada halaman yang berbeda.
  3. Menuliskan nomor tabel dan judul tabel 
 Contoh penyajian data matematis:


Kelompok
Kualifikasi
Jumlah
Kurang
Cukup
Baik
Sangat Baik
Leukosit
0
1
3
1
5
Eritrosit
0
0
2
3
5
Trombosit
0
1
3
1
5
Anemia
0
0
2
3
5
Leukimia
0
0
2
3
5
Hemofili
0
1
3
1
5
Blue Baby
0
0
0
5
5
JUMLAH
0
3
15
17
35
%
0
8,571
42,86
48,57

Tabel 4. Hasil  pengamatan  aktivitas pembelajaran  menggunakan  media permainan monopoli


C.    Penyajian Data Visual
Merupakan penyajian data hasil penelitian dengan menggunakan grafik, peta, dan gambar. Penyajian visual biasanya sebagai pelengkap dari penyajian verbal atau penyajian matematis, jadi merupakan kombinasi dalam penyajian data. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyajian data visual, di antaranya adalah:
  1. Penyajian visual hendaknya ditempatkan di bawah sajian verbal dan matematis.
  2. Penulisan judul ditempatkan pada bagian bawah sajian visual.
  3. Menggunakan bentuk-bentuk penyajian yang umum, misalnya grafik garis, grafik balok, grafik lingkaran, dan bagan.
  4. Penyajian yang berupa grafik hendaknya dengan menggunakan komputer.

Contoh penyajian data visual
Grafik 4. Hasil  pengamatan  aktivitas pembelajaran  menggunakan  media permainan monopoli

1 komentar: