Skip to main content

Meraih "Islamic Educator Awards"

Semoga menginspirasi......

Comments

  1. Selamat sudah meraih Islamic Educator Awards. Terima kasih juga atas ayam bakar modern-nya. Ayam bakar rasa kompor gas, hehehe....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama Om. Terimakasih juga atas kerja sama "Simbiosis Mutualisme"nya. Tanpamu Impianku tak mungkin terwujud.

      Delete
  2. bung rswanto hebat jos gandos bro.....

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Naskah Juara LP3i Hadiah Umrah Tahun 2014

PENDIDIKAN ENTREPRENEUR “Suatu Alternatif Menggagas Paradigma Baru Membangun Sistem Pendidikan dan Konsep Pemikiran Pengentasan Pengangguran di Indonesia” Oleh: Ruswanto, S.Pd Seandainya temanku membaca tulisan ini, kuharap tidak mencela. Sebagaimana teman yang masih ingin terus menghantarkan anak negeri meraih berjuta prestasi.Aku memainkan kayboard ini dengan gemetar. Coba bayangkan konsep pemikiran inovatif “ MEMBANGUN SISTEM PENDIDIKAN & KONSEP PEMIKIRAN PENGENTASAN PENGANGGURAN” ini akan dijadikan penilaian atas usaha saya selama 14 tahun menjadi guru. Ikutilah perjalanan tulisan ini dengan tekun tanpa mengedipkan mata!

Menjadi Guru yang Dirindukan Anak-anak

“Dipundakmu anak negeri bertumpu” tidaklah berlebihan, jika kalimat ini sebagai pembuka dalam makalah ini. Sebab, dari sosok seorang gurulah peserta didik membayangkan masa depannya, mencanangkan sebuah impian hidupnya, dan melihat jauh ke angkasa, terbang setinggi langit laksana anak panah yang lepas dari busurnya. Masa depan bangsa ini ditentukan oleh kader-kader muda bangsa, sedangkan penanggung jawab utama masa depan mereka berada di pundak guru. Sebab guru yang langsung berinteraksi dengan peserta didik dalam membentuk kepribadian, memberikan pemahaman, mengembangkan imajinasi dan cita-cita, membangkitkan semangat dan menggerakan kekuatan mereka.

Rangkul Nak I JUARA Kompetisi Video KemenKominfo SMAN 1 Purbalingga

Ilmu akan memberimu kecerdasan, tapi akhlak akan memberimu kehormatan. Di sekolah lah sejatinya kedua hal ini bisa kita dapatkan. Kita tercipta dari satu esensi. Ketika satu organ tubuhmu sakit, maka organ lain ikut merasakan pedihnya. Begitupun dalam hidup, jika kita acuh terhadap penderitaan orang lain, maka kita belum layak disebut manusia.  "Anak-anakku, bertemanlah dengan siapapun, jabat tangan mereka dengan hangat, berikan senyuman terbaikmu, dan RANGKUL-lah pundak mereka.”