Skip to main content

Cara Bermain Monopoli Anti NAPZA


Monopoli Anti NAPZA
Papan Monopoli Anti NAPZA

Kalau rekan belum pernah bermain Monopoly, pasti malas untuk mempelajarinya karena aturannya memang rumit. Kertas bertuliskan aturannya saja sebanyak 6 halaman penuh, diketik dengan huruf kecil-kecil membuat malas membacanya.

Peraturan bermain Monopoly tidak kaku, malah disarankan oleh pembuatnya, Parker Brothers, supaya kita menambahi saja aturan2 ringan supaya permainan lebih seru.

Perbedaan monopoli Napza dengan monopoli pada umumnya adalah:


Setiap pemain yang melewati Start, harus membaca dengan nyaring kartu yang terdapat pada kotak Pidana.
Pertanyaan pada kartu Dana Umum dan kartu Kesempatan terdapat kunci jawaban yang hanya dimiliki oleh Banker
papan start monopoli anti napza
Papan start monopoli anti napza

Bahan permainan Monopoly Napza terdiri dari: papan, uang, token, dua jenis kartu ( Dana Umum dan Kesempatan), 2 buah dadu, Kartu hak milik tanah dan bangunan, kartu jawaban Dana Umum dan Kesempatan, Kartu Pidana,  32 rumah dan 12 hotel.

PERATURAN-PERATURAN:

Peraturan dasar berlaku, misalnya lempar dadu untuk menentukan giliran main. Giliran main berputar ke kiri. Token bergerak searah putaran jarum jam, tidak boleh jalan mundur kecuali seperti yang diperintahkan di Kartu Kesempatan.

Tentukan dulu siapa yang akan jadi Banker. Tugas seorang Banker adalah: Memungut pajak dan denda, memberi pinjaman, jual beli properti dengan cara langsung atau lelang, memberi bonus ke setiap pemain setelah melewati START dan menyuruh pemain untuk membaca kartu yang ada pada Kartu Pidana.

Perbedaan utama Monopoli NAPZA pada Kartu Dana Umum dan Kesempatan terdapat pertanyaan yang ditujukan buat pemain. Banker menyimpan jawaban2 dan memberi upah sesuai dengan nominal yang terdapat pada kartu Dana Umum dan Kesempatan.

START/GO

Permainan dimulai dengan pembagian uang dari Banker kepada setiap pemain, sebesar  25 juta 800 ribu rupiah. Dengan perincian, yaitu:

    2 x 500, 100, 50
    6 x 20
    5 x 10, 5, 1

Taruh token masing2 di START/GO dan lempar dadu untuk menentukan giliran main.

Setiap kali melewati START/GO, pemain mendapatkan 200 juta dari Banker. Pemain belum bisa membeli dan mengambil kartu Kesempatan dan Dana Umum sebelum satu putaran.

Kartu DANA UMUM dan Kartu KESEMPATAN, ambil satu dan taruh di bagian bawah tumpukan kartu.

Kartu KELUAR PENJARA, simpan atau dijual ke pemain lain dengan harga yang ditentukan oleh penjual.

Dadu kembar, main lagi. Tapi kalau dadu kembar sampai 3 kali, harus masuk penjara.

Pemain tidak boleh meminta uang sewa rumah atau hotel kalau sudah lewat gilirannya.

Kalau Banker kehabisan rumah dan hotel, pembeli harus tunggu sampai ada pemain lain yang menjual.

Tidak boleh meminjam uang dari pemain lain.

Kalau pemain mendarat di satu Properti yang belum ada pemiliknya, beli dari Bank dan terima KARTU PEMILIKAN. Kalau kita tidak mau membeli, Bank harus melelang dan pemain lain bisa membelinya dengan harga lelang.

Membeli dan menjual RUMAH

Harus sudah memiliki Properti/Tanah dari kelompok warna yang sama.

Beli satu Rumah dan taruh di Properti mana saja dari kelompok warna tsb. Rumah berikutnya yang dibeli harus ditaruh di Properti yang masih kosong. Letak rumah2 tersebut harus rata di setiap Properti. Jadi tidak menumpuk 3 rumah di satu Properti dan Properti lain kosong. Paling banyak 4 rumah di satu Properti.

Harga rumah sesuai yang tercantum di KARTU PEMILIKAN.

Rumah dan Hotel dijual ke Bank dengan setengah harga.

Membeli HOTEL

Seorang pemain bisa membeli HOTEL jika pemain tsb mempunya 4 Rumah di setiap Properti dalam satu kelompok warna.

Harga Hotel adalah: 4 Rumah + harga Hotel.

Lokasi Hotel bisa di Properti yang  mana saja.

Hanya satu Hotel di satu Properti.

Membayar Uang Sewa

Uang sewa dibayar ke pemilik Properti/Rumah/Hotel, harga sesuai dengan yang dicantumkan di KARTU PEMILIKAN. Uang sewa 2 kali lipat jika pemain memilik semua Properti di kelompok warna yang sama.

Properti yang digadaikan ke Bank, tidak menarik uang sewa. Properti yang tidak digadaikan, menarik uang sewa 2 kali lipat.

Harga sewa Rumah dan Hotel sesuai yang tercantum di Kartu Pemilikan.

Cara keluar dari Penjara

Lempar dadu dan harus mendapatkan dadu kembar. Setelah 3 kali giliran main dan tidak mendapat dadu kembar, pemain harus membayar denda 50 untuk keluar dari Penjara.

Pergunakan kartu Keluar Penjara.

Membeli kartu Keluar Penjara dari pemain lain.

Membayar denda ke Bank sebelum lempar dadu.

Dijinkan untuk menarik uang sewa.

Gadai

Properti tanpa bangunan bisa digadaikan ke Bank sesuai harga yang tercantum di Kartu Pemilikan. Jika di Properti tsb ada Rumah, jual Rumah ½ harga ke Bank.

Membeli kembali Properti yang digadaikan dengan cara membayar ke Bank harga Properti + bunga 10%.

Properti yang digadaikan bisa dibeli pemain lain dengan tambahan bunga 10%.

Orang terkaya

Pemenang adalah pemain yang memiliki Properti, Rumah, Hotel dan uang cash terbanyak dari hasil uang sewa. Sedang pemain yang kalah adalah pemain yang menjadi bangkrut karena terlalu banyak membayar uang sewa dan uang denda.

Dalam satu permainan, setiap pemain akan menjadi bangkrut satu persatu. Pemain terakhir yang bertahanlah yang menang.

Demikian peraturan permainan Monopoly Anti NAPZA.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Naskah Juara LP3i Hadiah Umrah Tahun 2014

PENDIDIKAN ENTREPRENEUR “Suatu Alternatif Menggagas Paradigma Baru Membangun Sistem Pendidikan dan Konsep Pemikiran Pengentasan Pengangguran di Indonesia” Oleh: Ruswanto, S.Pd Seandainya temanku membaca tulisan ini, kuharap tidak mencela. Sebagaimana teman yang masih ingin terus menghantarkan anak negeri meraih berjuta prestasi.Aku memainkan kayboard ini dengan gemetar. Coba bayangkan konsep pemikiran inovatif “ MEMBANGUN SISTEM PENDIDIKAN & KONSEP PEMIKIRAN PENGENTASAN PENGANGGURAN” ini akan dijadikan penilaian atas usaha saya selama 14 tahun menjadi guru. Ikutilah perjalanan tulisan ini dengan tekun tanpa mengedipkan mata!

NGAPUSI Juara 1 Lomba Vlog ANTI Korupsi 2019 SMAN 1 Purbalingga

Pak Ganjar dengan Sumpah Keramatnya “Nek Aku Korupsi ora Slamet”, menginspirasi kami untuk membuat sebuah mantra: “Nek Kowe ngapus-ngapus Ujianmu Ora Lulus”. Mantra tersebut tidak bermaksud menjadi doa, melainkan sebagai kontrol supaya kami dan teman-teman lainnya tidak melakukan kebohongan. Terlihat jelas, kekuatan mantra itu mampu meredam dan menghentikan langkah kami yang sudah melakukan kebohongan. Film dengan durasi 3 menit ini, membawa harapan besar kepada generasi milenial untuk selalu menjaga integritas, dengan selalu waspada di setiap langkahnya supaya tidak berbohong. Karena "ngapusi"itu contoh bentuk dari korupsi.

Rangkul Nak I JUARA Kompetisi Video KemenKominfo SMAN 1 Purbalingga

Ilmu akan memberimu kecerdasan, tapi akhlak akan memberimu kehormatan. Di sekolah lah sejatinya kedua hal ini bisa kita dapatkan. Kita tercipta dari satu esensi. Ketika satu organ tubuhmu sakit, maka organ lain ikut merasakan pedihnya. Begitupun dalam hidup, jika kita acuh terhadap penderitaan orang lain, maka kita belum layak disebut manusia.  "Anak-anakku, bertemanlah dengan siapapun, jabat tangan mereka dengan hangat, berikan senyuman terbaikmu, dan RANGKUL-lah pundak mereka.”